kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BUVA Ambil Alih Saham Bukit Savana Raya, Potensi Sumbang 29,01% ke Pendapatan


Jumat, 02 Februari 2024 / 20:17 WIB
BUVA Ambil Alih Saham Bukit Savana Raya, Potensi Sumbang 29,01% ke Pendapatan
ILUSTRASI. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengambil alih saham PT Bukit Savana Raya (BSR).


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengambil alih saham PT Bukit Savana Raya (BSR).

Melansir keterbukaan informasi BEI, Jumat (2/2), nilai aset keseluruhan PT Bukit Savana Raya sebesar Rp 665,85 miliar. Jika dibandingkan dengan total aset BUVA per 31 Juli 2023 sebesar Rp 1,94 triliun, maka nilai aset Bukit Savana Raya ini adalah sebesar 33,77%.

Nilai dari transaksi pengambilalihan tersebut lebih dari 20% sebagaimana dimaksud dalam POJK Nomor 17 Pasal 3 ayah (2) huruf b.

Manajemen BUVA menyatakan, transaksi material ini tidak memerlukan adanya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), karena nilai transaksi tidak lebih dari 50%.

Baca Juga: Akan Private Placement, Ini Calon Pengendali Baru Bukit Uluwatu (BUVA)

PT Bukit Savana Raya, yang saat ini dimiliki oleh PT Vasanta Indo Properti (VIP), bergerak di bidang perhotelan. Perusahaan itu sedang dalam proses pembangunan proyek hotel di kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut manajemen BUVA, PT Bukit Savana Raya diproyeksikan akan menghasilkan total pendapatan usaha sebesar Rp 148,51 miliar pada saat hotel beroperasi penuh di tahun 2025. 

“Angka itu akan memberikan kontribusi sebesar 29,01% kepada pendapatan konsolidasi BUVA,” papar manajemen dalam keterbukaan informasi.

Tujuan dari akuisisi ini sejalan dengan rencana BUVA untuk melakukan ekspansi dengan memiliki dan/atau membuka hotel baru. 

BUVA menilai PT Bukit Savana Raya  memiliki potensi keuntungan yang baik serta memiliki konsep high-end exclusive experimental luxury yang sesuai dengan strategi pengembangan hotel yang saat ini dimiliki dan dijalankan Perseroan.

Rencana investasi yang dilakukan BUVA pada PT Bukit Savana Raya  merupakan salah satu strategi Perseroan untuk melakukan diversifikasi portofolio aset yang saat ini terkonsentrasi di Provinsi Bali.

“Selain itu, Perseroan juga melihat kesempatan bisnis di kawasan Labuan Bajo yang saat ini sedang berkembang pesat sejak ditetapkan menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas,” ungkap manajemen.

Baca Juga: Gelar RUPS, Bukit Uluwatu (BUVA) Mendapat Persetujuan Private Placement

Transaksi pengambilalihan saham dilakukan oleh BUVA terhadap saham PT BSR dari PT VIP pada tanggal 31 Januari 2024.

Objek transaksi yang dilakukan adalah 50% dari modal disetor dan ditempatkan PT BSR yang dimiliki oleh PT VIP. Nilai itu setara dengan 92.875 saham atau sebesar Rp 112,22 miliar.

Manajemen memastikan transaksi material ini telah melalui prosedur yang memadai dan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku. Transaksi material ini juga bukan transaksi afiliasi yang mengandung benturan kepentingan.

”Akuisisi tidak memiliki potensi risiko berarti yang saat berdampak material bagi jalannya Perseroan,” papar manajemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×