kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bursa Wall Street tertopang saham sektor kesehatan


Rabu, 26 September 2018 / 22:24 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saham-saham sektor kesehatan membantu penguatan indeks bursa saham Wall Street pada awal perdagangan Rabu (26/9). Padahal, saham sektor perbankan tergelincir menjelang pertemuan The Fed yang kemungkinan akan memutuskan kenaikan suku bunga.

Indeks saham sektor keuangan turun 0,13%, terutama akibat penurunan saham bank. Hanya saham JPMorgan, Citigroup dan M&T Bank yang masih menguat.

Untungnya indeks saham sektor kesehatan menguat hingga 0,52% sehingga menopang bursa Wall Street.

Mengutip Reuters hingga pukul 10.04 waktu Amerika Serikat (AS), indeks Dow Jones Industrial Average naik 39,29 poin atau 0,15% menjadi 26.531,50. Lalu indeks  S&P 500 naik 4,34 poin atau 0,15% ke level 2.919,90, dan indeks Nasdaq Composite naik 17,64 poin atau 0,22% menjadi 8.025,11.

Investor masih mencermati hasil pertemuan The Fed di tengah pekan ini. Dengan proyeksi kenaikan suku bunga ketiga kali di bulan ini, kemungkinan The Fed akan menaikkan bunga lagi pada Desember mendatang makin menguat setelah data kepercayaan konsumen AS yang kuat.

"Tema hari ini adalah seperti apa panduan ke depan The Fed, sehingga mereka dapat mengukur dimana kurva imbal hasil akan pergi atau bagaimana mereka berpikir the Fed akan membiarkan ekonomi berjalan," kata Michael Antonelli, Managing Director, Institutional Sales Trading di Robert W. Baird kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×