Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
HANOI. Bursa Vietnam mencatatkan penurunan paling dalam di antara mayoritas bursa Asia lainnya. Pada penutupan pasar waktu setempat, VN Index di Ho Chi Minh City Stock Exchange turun 0,7% menjadi 419,30. Di sepanjang kuartal II lalu, indeks acuan di Vietnam ini sudah merosot 4,2%. Ini merupakan penurunan kuartalan terbesar sejak tiga bulan yang berakhir 30 Desember 2011 lalu.
Aksi jual yang melanda bursa Vietnam terjadi seiring kecemasan investor mengenai perlambatan pertumbuhan kinerja perusahaan setelah pemerintah memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun ini.
"Meski pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam pada kuartal II lebih tinggi dibanding kuartal pertama, namun kenaikannya sedikit. Hal ini belum cukup untuk meyakinkan investor bahwa pendapatan perusahaan akan tumbuh secara signifikan," jelas Attila Vajda, broker ACB Securities Ltd.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













