kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.540   10,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bursa saham Indonesia & Thailand senasib


Selasa, 20 Mei 2014 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Butterfly hug, merupakan salah satu metode terapi dalam dunia psikologi yang kerap digunakan untuk melatih menenangkan diri.


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bursa saham emerging market berguguran dan indeks patokan turun dari posisi tertinggi enam bulan. Kondisi ini terjadi di Thailand dan pasar saham Indonesia yang jatuh berguguran karena kekhawatiran politik.

Di Thailand, saham Airports of Thailand Pcl turun dan memaksa indeks SET turun 0,8% setelah tentara memberlakukan darurat militer. Sementara itu di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) menyeret indeks IHSG turun 2,2%.

Sementara itu, nilai tukar rupiah turun 0,5% terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan saham Korea Selatan turun 0,3%. Indeks MSCI Emerging Markets Index turun 0,2% menjadi 1.033,58 pada pukul 02:21 waktu Hong Kong.

Di Indonesia, bergabungnya Golkar ke poros Gerindra dengan calon presiden Prabowo mengalahkan ekspektasi terhadap calon presiden Joko Widodo. Sebelumnya, ada proyeksi, partai besar itu bergabung dengan capres Joko Widodo.

"Investor kian tak nyaman dengan perkembangan politik di Thailand dan Indonesia, dan hal ini mempengaruhi pasar," kata Jonathan Ravelas, kepala strategi pasar BDO Unibank Inc di Manila.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×