kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.622   69,00   0,39%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa emerging memerah, IHSG berjaya


Selasa, 12 Mei 2015 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Maharaksa Biru Energi Tbk, Bobby Gafur Umar (kanan),


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di saat pasar saham emerging memerah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat berdiri tegar pada hari ini (12/5). Data RTI menunjukkan, pada pukul 16.00 WIB, indeks tercatat naik 0,64% menjadi 5.205,61.

Ada 179 saham yang mendaki. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 127 saham dan 82 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi perdagangan sore ini melibatkan 5,462 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,314 triliun.

Secara sektoral, ada tujuh sektor yang menghijau. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi antara lain: sektor agrikultur naik 7,75%, sektor industri dasar naik 2,18%, dan sektor keuangan naik 1,12%.

Saham-saham indeks LQ 45 yang menduduki posisi top gainers antara lain: PT PP London Sumatra Tbk (LSIP) naik 11,6% menjadi Rp 1.635, PT Sawit Sumbermas Tbk (SSMS) naik 9,5% menjadi Rp 2.190, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik 8,66% menjadi Rp 24.150.

Sedangkan saham-saham LQ 45 yang menghuni posisi top losers sore ini yaitu: PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 4,23% menjadi Rp 5.100, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 2,97% menjadi Rp 1.795, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 2,63% menjadi Rp 42.500.

Sekadar tambahan informasi, pasar saham emerging market mengalami penurunan untuk kali pertama dalam tiga hari terakhir pada sore ini (12/5). Pada pukul 09.15 waktu London, indeks MSCI Emerging Market turun 0,7% menjadi 1.028,37.

Perinciannya, indeks acuan India mencatatkan penurunan terbesar di Asia yakni sebesar 2%. Sedangkan indeks Hang Seng China Enterprises turun 1,5% setelah saham Bank of China Ltd melorot 2,1%.

Penurunan juga terlihat pada indeks VN Vietnam sebesar 1,3% dan indeks SET Thailand sebesar 1,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×