kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.898   -94,00   -0,52%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

BEI Jajaki Peluang Kerjasama dengan Bursa Global, Mulai dari ASEAN hingga Arab Saudi


Jumat, 02 Oktober 2026 / 12:31 WIB
BEI Jajaki Peluang Kerjasama dengan Bursa Global, Mulai dari ASEAN hingga Arab Saudi
ILUSTRASI. Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memperluas jalinan kerja sama dengan sejumlah bursa di berbagai negara. Ini dilakukan BEI sebagai inisiatif guna mendorong konektivitas secara global.

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan, BEI tengah menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Arab Saudi. Khusus Arab Saudi, penjajakan difokuskan pada produk-produk berbasis syariah.

"Dengan lainnya masih penjajakan, antara lain dengan negara-negara di Asia Tenggara. Kita juga eksplore dengan Arab Saudi untuk syariah," kata Iding dalam acara Kompas100 Rebalancing Breakfast di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Dua Pengurus Solusi Sinergi (WIFI) Mengundurkan Diri, RUPSLB Digelar 21 Oktober 2026

Namun hingga saat ini belum ada target waktu implementasi untuk kerja sama yang masih dalam tahap penjajakan tersebut.

Di sisi lain, Iding menjelaskan sejumlah kerja sama dengan bursa global sudah berjalan, antara lain dengan Bursa Singapura dan Bursa Hong Kong.

Dengan Bursa Singapura, kerja sama bahkan sudah sampai pada tahap implementasi berupa penerbitan depository receipt di negara tersebut.

"Yang sudah berjalan itu dengan Bursa Singapura dan Bursa Hong Kong. Dengan Singapura itu malah sudah implementasi berupa depository receipt yang terbit di sana," ujar Iding.

Sementara itu, kerja sama dengan Bursa Hong Kong masih dalam proses pembahasan nota kesepahaman (MoU) untuk penerbitan produk Exchange Traded Fund (ETF) dan single stock futures.

Baca Juga: IHSG Turun 0,32% ke 5.990 Sesi I Jumat (2/10), Saham WIFI, AMMN, AMRT Top Losers LQ45

"Sejak dikeluarkannya undang-undang P2SK, market kita sudah boleh terbuka terhadap konektivitas global. Jadi kami sekarang merintis kerjasama dengan bursa Hong Kong dan Singapura gitu ya, saling connected, bisa akses pasar masing-masing, menjual produk masing-masing melalui produk cross border," jelas Iding.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×