kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Bursa Asia tergerus di awal perdagangan Senin


Senin, 15 Oktober 2018 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian besar bursa Asia melemah pada awal pekan ini. Senin (15/10) pukul 8.27 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,83% ke 22.275. Hang Seng tergerus 0,46% ke 15.683.

Sedangkan indeks Taiex melemah 0,80% ke 10.217. Kospi turun 0,41% ke 2.152 dan ASX 200 tergerus 1,35% ke 5.815. Indeks Straits Times turun 0,38% ke 3.057 dan FTSE Malaysia naik tipis 0,06% ke 1.731.

Kekhawatiran perlambatan ekonomi China serta suku bunga yang makin tinggi di Amerika Serikat (AS) menekan optimisme meski pasar saham menguat pada pekan lalu. Harga minyak brent hari ini pun melonjak 1,65% pada awal perdagangan.

"Ada yang mengatakan bahwa data ekspor China menjadi salah satu pendukung pasar. Tapi saya melihat bahwa data ekspor ini melonjak menjelang penerapan tarif," kata Norihiro Fujito, chief investment analyst Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters.

Fujito mengatakan bahwa perang dagang mulai memekan korban pada sisi pertumbuhan di China. Yi Gang, Gubernur Bank Sentral China mengatakan, pihaknya masih punya ruang untuk penyesuaian suku bunga dan rasio pencadangan perbankan jika risiko tensi dagang dengan AS meninggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×