kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Bursa Asia tergerus di awal perdagangan Senin


Senin, 15 Oktober 2018 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian besar bursa Asia melemah pada awal pekan ini. Senin (15/10) pukul 8.27 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,83% ke 22.275. Hang Seng tergerus 0,46% ke 15.683.

Sedangkan indeks Taiex melemah 0,80% ke 10.217. Kospi turun 0,41% ke 2.152 dan ASX 200 tergerus 1,35% ke 5.815. Indeks Straits Times turun 0,38% ke 3.057 dan FTSE Malaysia naik tipis 0,06% ke 1.731.

Kekhawatiran perlambatan ekonomi China serta suku bunga yang makin tinggi di Amerika Serikat (AS) menekan optimisme meski pasar saham menguat pada pekan lalu. Harga minyak brent hari ini pun melonjak 1,65% pada awal perdagangan.

"Ada yang mengatakan bahwa data ekspor China menjadi salah satu pendukung pasar. Tapi saya melihat bahwa data ekspor ini melonjak menjelang penerapan tarif," kata Norihiro Fujito, chief investment analyst Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters.

Fujito mengatakan bahwa perang dagang mulai memekan korban pada sisi pertumbuhan di China. Yi Gang, Gubernur Bank Sentral China mengatakan, pihaknya masih punya ruang untuk penyesuaian suku bunga dan rasio pencadangan perbankan jika risiko tensi dagang dengan AS meninggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×