kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Bursa Asia terdongkrak sinyal positif dari Yunani dan reli komoditas


Rabu, 29 Juni 2011 / 08:20 WIB
Bursa Asia terdongkrak sinyal positif dari Yunani dan reli komoditas
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah kantor (rukan) di Tangerang, JUmat (11/9). Bisnis pembiayaan properti tahun ini bakal terus mengecil. Pasalnya, jumlah pemain pembiayaan properti terus berkurang dan kebutuhan pendanaan juga seret./pho KONTAN/Carolu


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Reli pasar saham Asia berlanjut untuk hari yang kedua. Menguatnya bursa regional seiring sinyal Yunani mungkin terhindar dari gagal bayar utang, sehingga mengurangi risiko terhadap pendapatan bank. Reli bursa juga ditopang penguatan harga komoditas.

Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,7% ke 132,32, pada pukul 9.38 pagi di Tokyo, dan menggiring indeks regional ini ke level penutupan tertinggi sejak 15 Juni. Sekitar 10 saham naik berbanding satu saham yang melemah.

Adapun, indeks Nikkei 225 reli 1,04% ke 9.748,93. Indeks Hang Seng menguat 0,09% ke 22.061. Indeks Kospi juga berhasil reli 1,28% ke 2.089,34, dan indeks saham Australia S&P/ASX 200 naik 0,82% ke 4.511,20.

Bank terbesar di Australia, Commonwealth Bank of Australia Ltd. menguat 0,8% di Sydney, karena spekulasi parlemen Yunani akan menyetujui pemangkasan anggaran untuk mendapatkan bailout. Sementara, saham emiten minyak terbesar dunia BHP Billiton Ltd. melejit 1,8% seiring reli harga minyak dan tembaga. Adapun, Canon Inc, yang pangsa pasar terbesarnya di Eropa naik 1,3% di Tokyo.

Manajer ekuitas dari SMBC Nikko Securities Inc. Hiroichi Nishi menyebut, kecemasan terhadap isu utang Yunani sedikit berkurang. "Investor mulai masuk ke aset berisiko," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×