kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.241   -24,32   -0,29%
  • KOMPAS100 1.162   -6,32   -0,54%
  • LQ45 832   -7,68   -0,92%
  • ISSI 295   -0,41   -0,14%
  • IDX30 434   -2,21   -0,51%
  • IDXHIDIV20 518   -3,37   -0,65%
  • IDX80 130   -0,79   -0,60%
  • IDXV30 143   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 140   -1,23   -0,87%

Bursa Asia Mixed, Investor Cemas Menanti Arah Kebijakan Moneter The Fed


Selasa, 09 Desember 2025 / 08:26 WIB
Bursa Asia Mixed, Investor Cemas Menanti Arah Kebijakan Moneter The Fed
ILUSTRASI. Pasar saham Asia melemah pada perdagangan Selasa, 9 Desember 2025 pagi; Nikkei turun 0,09% sementara Hang Seng naik 0,06%.(Kyodo)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak variasi pada perdagangan (9/12/2025) pagi, dengan sebagian indeks melemah. Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 turun 41,80 poin atau 0,09% ke 50.539,32, Hang Seng naik 15,61 poin atau 0,06% ke 25.780,97.

Taiex naik 1,47 poin atau 0,01% ke 28,345,17, Kospi turun 23,68 poin atau 0,56% ke 4.131,39, ASX 200 turun 13,14 poin atau 0,15% ke 8.611,30, Straits Times naik 3,39 poin atau 0,07% ke 4.510,31 dan FTSE Malaysia naik 0,10 poin atau 0,01% ke 1.612,88

Mengutip Bloomberg, bursa Asia melemah karena para pedagang mulai cemas terhadap laju pelonggaran Federal Reserve. Kegelisahan ini muncul menjelang pengumuman keputusan rapat The Fed pada Rabu besok yang diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Beberapa pedagang memperingatkan bahwa The Fed mungkin akan memberikan sinyal pelonggaran moneter dengan kecepatan yang lebih lambat, meningkat inflasi yang masih tinggi dan kurangnya data baru selama penutupan pemerintah.

Baca Juga: Bursa Asia Mixed pada Senin (8/12) Pagi, Pasar Cermati Ketegangan China-Jepang

Setelah perkiraan penurunan suku bunga pekan ini, pasar uang condong ke arah dua pergerakan lagi pada akhir tahun 2026.

"Pemangkasan suku bunga The Fed pekan ini diperkirakan akan datang dengan nada hawkish dan potensi jeda yang diperpanjang tahun depan," kata Jon Canavan, analis utama Oxford Economics.

Sementara itu, pasar juga akan mencermati saham chip di Asia setelah Nvidia Corp mendapat izin dari Presiden AS Donald Trump untuk mengirimkan H200 chip kecerdasan buatan ke China dengan imbalan potongan penjualan sebesar 25%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×