kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.005   42,00   0,23%
  • IDX 5.718   22,66   0,40%
  • KOMPAS100 739   3,49   0,48%
  • LQ45 561   3,90   0,70%
  • ISSI 199   0,28   0,14%
  • IDX30 317   1,49   0,47%
  • IDXHIDIV20 391   2,03   0,52%
  • IDX80 84   0,34   0,40%
  • IDXV30 107   0,30   0,29%
  • IDXQ30 102   0,50   0,49%

Bursa Asia merunduk akibat aksi balas dagang China-AS


Selasa, 25 September 2018 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa ASia merunduk pada perdagangan Selasa (25/9), setelah China dan Amerika Serika sama-sama menerapkan tarif dagang baru kemarin. Investor khawatir, sikap saling balas kedua negara ini akan meningkatkan risiko pada ekonomi global.

MSCI Asia Pasifik turun 0,2%. Sementara bursa Jepang, Nikkei menguat hampir 0,2%. 

Indeks lainnya bergerak melandai di Asia. Indeks Shanghai di China turun 0,76%. Indeks ASX 200 di Australia terkikis 0,08%. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,5% pada pukul 10:54. 

China dan AS kemarin menerapkan tarif dagang baru atas produk impor. Kedua negara dengan ekonomi terbesar dunia ini tidak menunjukkan gelagat berkompromi. Perseteruan keduanya dikhawatirkan akan meredam niat berinvestasi dan mengganggu perdagangan global. 

Sementara itu, pasar masih mengantisipasi keputusan bank sentral Amerika Serikat. Federal Reserve akan menggelar rapat FOMC pada Selasa dan Rabu (25-26/9) ini, yang diperkirakan pasar akan menaikkan bunga untuk kali ketiga. Saat ini, bunga The Fed ada di posisi 1,75%-2%. 

Indeks dollar terhadap enam mata uang utama dunia menguat 0,15% ke posisi 94,32. 

Di sisi lain, pasar akan memperhatikan gerak harga minyak yang terus menanjak. Harga minyak Brent diperdagangkan di atas US$ 81 per barel, di sekitar harga tertinggi empat  tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×