kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.083   -47,00   -0,26%
  • IDX 5.927   14,63   0,25%
  • KOMPAS100 771   2,28   0,30%
  • LQ45 587   0,01   0,00%
  • ISSI 204   1,10   0,54%
  • IDX30 332   -0,70   -0,21%
  • IDXHIDIV20 410   -1,34   -0,32%
  • IDX80 88   0,17   0,20%
  • IDXV30 112   0,58   0,52%
  • IDXQ30 107   -0,60   -0,56%

Bursa Asia Menguat Dipimpin Sektor Chip Jumat (10/7), Abaikan Konflik AS-Iran


Jumat, 10 Juli 2026 / 09:10 WIB
Bursa Asia Menguat Dipimpin Sektor Chip Jumat (10/7), Abaikan Konflik AS-Iran
ILUSTRASI. Bursa Asia (REUTERS/Kim Hong-Ji)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Asia menguat tajam pada perdagangan Jumat (10/7/2026), dipimpin oleh saham-saham semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI).

Investor mengesampingkan kekhawatiran atas memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.

Konflik terbaru antara AS dan Iran kembali mengikis gencatan senjata yang telah berlangsung selama tiga pekan.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Rebound ke Rp 18.090 Per Dolar AS Hari Ini (10/7), Asia Perkasa

Kondisi ini membuat pasar kembali mencermati pergerakan harga minyak, inflasi, serta prospek kebijakan suku bunga global.

Meski demikian, sentimen positif dari sektor teknologi mampu mengangkat pasar saham kawasan.

Harga minyak mentah Brent diperkirakan mencatat kenaikan sekitar 5% sepanjang pekan ini, menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak awal Mei.

Namun, pada level sekitar US$ 76,03 per barel, harga Brent telah menghapus sebagian besar kenaikan yang sempat terjadi saat konflik pecah pada akhir Februari.

"Saya terus memantau perkembangan di Timur Tengah dan situasinya memang tidak terlihat baik. Namun, investor tampaknya sangat tangguh menghadapi risiko tersebut, dengan saham teknologi kembali menjadi pendorong utama kenaikan pasar," ujar Chief Market Strategist ATFX Global, Nick Twidale.

Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (10/7): Naik Rp 17.000 Jadi Rp 2.650.000 Per Gram

Melansir Reuters di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 1,8%, sedangkan indeks KOSPI Korea Selatan yang menjadi pusat reli saham AI naik 2,4% pada awal perdagangan.

Saham-saham produsen chip seperti SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing menguat sekitar 3%. Sementara itu, pasar saham Taiwan ditutup karena libur.

Kenaikan tersebut mendorong indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang naik 0,76%.

Meski optimisme masih mendominasi, Twidale mengingatkan pasar kemungkinan belum sepenuhnya memperhitungkan risiko jika Selat Hormuz kembali ditutup dalam beberapa hari ke depan.

Investor sepanjang pekan ini lebih memilih fokus pada tema AI yang telah mendorong indeks saham global ke rekor tertinggi, meski di sisi lain juga memunculkan kekhawatiran mengenai tingginya valuasi saham teknologi.

Semalam, indeks Nasdaq ditutup melonjak setelah Micron Technology mengumumkan rencana investasi lebih dari US$ 250 miliar di Amerika Serikat hingga 2035.

Kabar tersebut mengangkat saham-saham semikonduktor, dengan Philadelphia Semiconductor Index naik sekitar 3%.

Baca Juga: Obligasi Summarecon Agung (SMRA) Seri A Rp 468 Miliar Jatuh Tempo Oktober 2026

Debut SK Hynix di Wall Street

Perhatian investor kini tertuju pada debut SK Hynix di bursa Amerika Serikat pada Jumat. Perusahaan menetapkan harga American Depositary Receipts (ADR) sebesar US$ 149 per saham dan berhasil menghimpun dana sekitar US$ 26,5 miliar, mencerminkan tingginya minat investor terhadap rantai pasok industri AI.

Dana hasil penawaran tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik baru dan memperluas kapasitas produksi guna memenuhi lonjakan permintaan chip AI.

Investment Manager Asia Equity Income Jupiter Asset Management Sam Konrad menilai, pencatatan saham di AS berpotensi membuat ADR SK Hynix diperdagangkan dengan premi dibandingkan sahamnya di Korea Selatan.

"Jika valuasi SK Hynix meningkat, hal itu juga berpotensi mendukung kenaikan valuasi Samsung Electronics, terutama ketika perusahaan mengumumkan rencana pengembalian dana kepada pemegang saham," ujarnya.

Baca Juga: Investor Cek Saham Konsentrasi Tinggi Terbaru Juli 2026! 14 Saham Masih HSC Di BEI

Sepanjang tahun ini, saham SK Hynix telah melonjak sekitar 238%, mendorong indeks KOSPI menjadi salah satu bursa utama dengan kinerja terbaik di dunia sejak awal 2025.

Di pasar valuta asing, yen Jepang masih bertahan di dekat level terlemah dalam 40 tahun terhadap dolar AS, dengan kurs berada di kisaran 162,18 yen per dolar AS. Pelaku pasar terus mencermati potensi intervensi pemerintah Jepang.

Sementara itu, harga emas spot diperdagangkan di sekitar US$ 4.113 per ons troi dan diperkirakan mencatat penurunan sekitar 1% sepanjang pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×