kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Bursa Asia melanjutkan penurunan pekan lalu


Senin, 21 November 2011 / 08:55 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kesiapan vaksin dan ketersediaan layanan kesehatan di Kantor Presiden, Jakarta


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Sudah lima hari belakangan, pergerakan bursa Asia melorot. Pada pukul 09.51 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5% menjadi 113,64. Dari setiap dua saham yang turun, ada satu saham yang menanjak.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,23%. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,67% dan indeks Hang Seng Hongkong turun 1,5%.

Saham-saham berkapitalisasi besar dilanda aksi jual. Di antaranya: Toyota Motor Corp yang turun 2,3% di Tokyo, Fanuc Corp turun 1,8% di Tokyo, dan BHP Billitom Ltd turun 0,5% di Sydney.

Penurunan bursa Asia hari ini terjadi seiring kecemasan investor bahwa kongres supercommittee AS akan gagal menyepakati pemangkasan defisit anggaran di negaranya.

"Sepertinya, investor masih fokus pada stabilitas politik di AS. Investor memilih menunggu hingga ada kejelasan," jelas Tim Schroeders dari Pengana Capital Ltd di Melbourne.

Sentimen negatif lain datang dari Deutsche Bank AG Chief Executive Officer Josef Ackermann. Dia bilang, Eropa membutuhkan dinding api untuk mengatasi krisis utang di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×