kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Bursa Asia Mayoritas Menguat, Bursa Hongkong Anjlok Terseret Evergrande


Selasa, 30 Januari 2024 / 08:27 WIB
Bursa Asia Mayoritas Menguat, Bursa Hongkong Anjlok Terseret Evergrande
ILUSTRASI. Selasa (30/1), mayoritas Bursa Asia menguat, di mana bursa Hongkong anjlok yang terseret kasus Evergrande


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia mayoritas dibuka menguat pada perdagangan hari ini. Selasa (30/1), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,31% ke 36.138,71. Berbeda, Hang Seng dibuka melemah 1,12% ke 15.896,66.

Sementara itu, indeks Taiex turun 0,09% ke 18.103,71 dan indeks Kospi menguat 0,62% menjadi 2.516,04. Sejalan, indeks S&P/ASX 200 naik 0,52% ke 7.617,6.

Di sisi lain, FTSE Straits Times menguat 0,55% ke 3.157,52. Sedangkan FTSE Malay naik 0,1% menjadi 1.516,86.

Bursa Asia mayoritas menguat kecuali pasar Hongkong karena investor terus bergulat dengan dampak dari perintah likuidasi Evergrande.

Pada hari Senin (29/1), saham Evergrande dihentikan setelah anjlok lebih dari 20%. Pengadilan Hongkong memutuskan untuk melikuidasi perusahaan tersebut, yang pernah dianggap sebagai salah satu perusahaan real estat terbesar di China.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Naik Jelang Pertemuan The Fed dan Laporan Kinerja Perusahaan

Di sisi lain, tingkat pengangguran Jepang pada bulan Desember 2023 turun menjadi 2,4%, lebih rendah dari posisi di bulan sebelumnya yang sebesar 2,5% dan sedikit di bawah ekspektasi.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan, tingkat pengangguran Jepang akan tetap tidak berubah di 2,5%.

Sementara itu, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan awal pekan ini. Dengan indeks S&P 500 menguat dan ditutup di level rekor tertinggi.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) kini menanti sejumlah laporan pendapatan perusahaan teknologi berkapitalisasi besar dan keputusan kebijakan suku bunga The Fed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×