kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bursa Asia makin laju setelah China menyodorkan langkah nyata gencatan senjata


Kamis, 13 Desember 2018 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Asia masih kompak menghijau pada awal perdagangan pagi ini. Sinyal posisi China yang melunak pada perang dagang menjadi sentimen positif. Kamis (13/12) pukul 8.21 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,40% 21.689.

Hang Seng menguat 0,88% ke 26.417. Indeks Taiex melaju 0,35% ke 9.850. Kospi menanjak 0,41% ke 2.091. Indeks ASX 200 menguat 0,25% ke 5.667. Straits Times naik 0,22% ke 3.106 dan FTSE Malaysia naik 0,57% ke 1.671.

Reuters melaporkan bahwa perusahaan BUMN China telah membeli lebih dari dari 1,5 juta ton kedelai Amerika Serikat (AS). Ini adalah pembelian besar pertama kedelai AS dalam enam bulan terakhir. Pembelian ini menjadi langkah nyata upaya China menjalankan kesepakatan.

China pun mengurangi kampanye Made in China 2025 yang mendorong perkembangan industri teknologi tinggi. The Wall Street Journal melaporkan bahwa China akan mengubah kampanye ini dengan inisiatif baru agar lebih terbuka untuk partisipasi perusahaan asing.

Analis National Australia Bank mengatakan bahwa jika perubahan sikap China di industri manufaktur ini benar, akan menjadi lebih relevan daripada pembelian kedelai AS atau penurunan tarif impor mobil dari 40% menjadi 15%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×