kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bursa Asia kompak turun menjelang akhir pekan


Jumat, 26 Juli 2019 / 08:44 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia pagi ini kompak bergerak di zona merah. Jumat (26/7) pukul 8,31 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,43% ke 21.663. Hang Seng tergerus 0,73% ke 28.385.

Taiex melemah 0,53% ke 10.882. Sementara Kospi turun 0,77% 2.058. Straits Times terkoreksi 0,89% dan FTSE Bursa Malaysia turun 0,33% ke 1.651.

Baca Juga: ECB menahan suku bunga, Wall Street turun dari rekor tertinggi

Koreksi kompak bursa Asia ini terjadi setelah semalam European Central Bank (ECB) mempertahankan suku bunga acuan. Saat mengumumkan suku bunga tetap, Gubernur ECB Mario Draghi memperingatkan potensi terlalu cepat mengambil kebijakan. 

Tapi, sejumlah pejabat yakin bahwa akan ada pemangkasan pada September mendatang.

Baca Juga: Kembali kompak, hari ini IHSG dan rupiah sama-sama rawan

Wall Street pun terkoreksi pada perdagangan tadi malam meski harga saham sejumlah emiten besar mendaki. Harga saham induk usaha Google, Alphabet naik 8,4%. Harga saham Intel Corp naik 5,6% dan Starbucks naik 6,4%. Sedangkan harga saham Amazon turun 1,7% karena laba yang meleset.

"Dengan harga saham yang sudah rekor, potensi kenaikan akan terbatas, kecuali ada sinyal yang jelas pemulihan permintaan global," kata Hitoshi Asaoka, senior strategist Asset Management One kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×