kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Bursa Asia kompak turun di tengah prediksi suram virus corona


Kamis, 02 April 2020 / 08:28 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia kompak menurun pada perdagangan Kamis (2/4).


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia kompak menurun pada perdagangan Kamis (2/4). Pada pukul 8.26 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,07% ke 17.873.

Hang Seng turun 1,07% ke 22.535. Kospi turun 0,82% ke 1.671. Straits Times melemah 1,80% ke 2.396.

Pelemahan bursa Asia ini menyusul penurunan Wall Street yang mencapai lebih dari 4% pada perdagangan Rabu (1/4). Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dia mempertimbangkan rencana untuk menghentikan sementara penerbangan di area parah virus corona di AS.

Baca Juga: Wall Street tumbang 4% akibat peringatan Trump dan prediksi laba yang suram

Langkah ini menyusul prediksi bahwa pandemi virus corona bisa menewaskan hingga setidaknya 100.000 penduduk AS. pembatalan penerbangan ke tujuan AS akan menekan industri penerbangan yang sudah suram. Hal ini pun akan turut menekan laba korporasi.

Michael McCarthy, chief strategist di CMC Markets mengatakan bahwa kabar buruk di seluruh dunia mulai terasa. "Pergeseran retorika dari Gedung Putih sudah memengaruhi trader yang paling bullish sekalipun,"  kata dia kepada Reuters.

Baca Juga: Harga minyak melonjak 4,73% setelah Trump turun tangan

Chris Weston, head of research Pepperstone mengatakan bahwa estimasi laba emiten masih terlalu tinggi. "Ketika kita mendengar bahwa emiten menahan buyback dan membatalkan rencana pembagian dividen, maka ini akan terealisasi juga pada penurunan laba,"  kata Weston dalam catatan yang dikutip Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×