kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Bursa Asia dibayangi inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar


Kamis, 14 Oktober 2021 / 08:46 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia bergerak bervariasi di awal perdagangan Kamis (14/10).


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak bervariasi di awal perdagangan Kamis (14/10). Pukul 8.40 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,90% ke 28.394. Kospi melesat 1,26% ke 2.981. Taiex menguat 0,60% ke 16.446.

Sedangkan Straits Times turun 0,50% ke 3.140. FTSE Bursa Malaysia pun melemah 0,33% ke 1.595.

Bursa Singapura turun setelah Monetary Authority of Singapore (MAS) mengetatkan kebijakan moneter lewat penetapan nilai tukar. MAS menaikkan sedikit kecuraman nilai tukar Nominal Effective Exchange Rate (S$NEER) dari sebelumnya 0%.

Baca Juga: Berikut saham-saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini (14/10)

Ini adalah pengetatan pertama kebijakan MAS sejak Oktober 2018. Perubahan ini menyusul prediksi inflasi inti sebesar 1%-2% di tahun depan dan mendekati 2% untuk jangka menengah. 

Bayang-bayang inflasi pun tampak di Jepang.  Sejumlah harga barang konsumen di Jepang meningkat pada bulan September, dipicu oleh kenaikan harga komoditas.

Baca Juga: IHSG hari ini rawan aksi profit taking, saham-saham ini bisa dilirik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×