kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bursa Asia di luar Jepang berwajah muram


Jumat, 21 Oktober 2016 / 08:03 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia -tak termasuk bursa Jepang- mencatatkan penurunan pada transaksi perdagangan pagi ini (21/10). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.25 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific (di luar Jepang) turun 0,2%. Dengan demikian, sepanjang pekan ini, kenaikan bursa Jepang sedikit terpangkas menjadi 0,9%.

Sementara itu, data CNBC memperlihatkan, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,3%. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan dan NZX 50 Selandia Baru masing-masing tertekan 0,3%.

Di Jepang, indeks Topix turun kurang dari 0,1% dan indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,1%.

Bursa Asia tampak murung seiring anjloknya harga minyak dunia akibat aksi profit taking. Sekadar informasi, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran November turun 2,27% menjadi US$ 50,43 per barel. Sehari sebelumnya, harga minyak bertengger di posisi tertinggi dalam 15 bulan terakhir. Penurunan harga minyak terjadi akibat aksi profit taking.

Selain itu, posisi dollar AS semakin solid di tengah pelemahan euro. Asal tahu saja, Bloomberg Dollar Index naik 0,1% pada Jumat pagi setelah kemarin reli 0,5%.

"Belum ada sentimen yang akan meningkatkan volatilitas. Kecuali jika ada sesuatu yang mengejutkan, sepertinya The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya pada Desember. Itu artinya, ekonomi AS cukup solid dan itu merupakan hal yang positif," jelas Mark Lister, head of private wealth research Craigs Investment Partners di Wellington kepada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×