kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.026,34   9,98   0.98%
  • EMAS975.000 -0,51%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Bursa Asia bergerak mixed, dibayangi kekhawatiran lonjakan kasus Covid-19


Senin, 28 Juni 2021 / 08:19 WIB
Bursa Asia bergerak mixed, dibayangi kekhawatiran lonjakan kasus Covid-19
ILUSTRASI. Bursa Asia. REUTERS/Olivia Harris./File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka bervariasi pada awal pekan ini, dengan matoritas indeks menguat. Senin (28/6) pukul 08.15 WIB, indeks Nikeei 225 turun 34,82 poin atau 0,11% ke 29,032,65, Kospi naik 1,84 poin atau 0,05% ke 3.304,04, ASX 200 turun 30,74 poin atau 0,42% ke 7.277,40, Straits Times naik 11,82 poin atau 0,34% ke 3.131,98 dan FTSE Malaysia turun 5,16 poin atau 0,33% ke 1.554,01.

Mengutip Reuters, Senin (28/6), pergerakan bursa Asia pagi ini dibayangi kekhawatiran investor tentang lonjakan infeksi virus corona di Asia. Bahkan, beberapa negara telah mengambil kebijakan lockdown untuk mengekang penyebaran varian virus Delta yang sangat menular

Indonesia sedang berjuang melawan rekor kasus tertinggi, sementara lockdown di Malaysia diperpanjang. Thailand juga mengumumkan pembatasan baru di Bangkok dan lima provinsi lainnya.

Baca Juga: Bursa Asia kompak naik setelah rekor baru Nasdaq

Pekan lalu, saham global mencapai rekor tertinggi karena inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan dan berita tentang perjanjian infrastruktur bipartisan AS mendorong selera risiko.

Rencana infrastruktur bernilai US$ 1,2 triliun selama delapan tahun, di mana US$ 579 miliar adalah pengeluaran baru.

"Investor sangat memperhatikan kemajuan kesepakatan infrastruktur bipartisan Presiden AS Biden melalui kongres. Paket tersebut dapat meningkatkan permintaan secara signifikan, didorong oleh investasi dalam infrastruktur energi terbarukan dan kendaraan elektronik (EV)," tulis analis ANZ dalam sebuah catatan.

Di Asia, semua perhatian akan tertuju pada aktivitas pabrik resmi dari China yang dijadwalkan Rabu. Manufaktur diperkirakan akan melambat menjadi 50,7 dari 51. PMI Manufaktur Caixin sektor swasta akan menyusul akhir pekan ini.

Selanjutnya: IPO Didi dari China Diprediksi Menjadi yang Terbesar di Bursa New York Tahun Ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era Data Analysis with Excel Pivot Table

[X]
×