kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Bursa AS melaju setelah harga minyak melorot dari level tertinggi sejak 2008


Jumat, 25 Februari 2011 / 06:35 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi bursa AS


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS ditutup melesat. Penyebabnya, harga minyak dunia turun dari posisi tertingginya sejak 2008.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poors 500 turun 0,1% menjadi 1.306,10 setelah sebelumnya anjlok 1%. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,3% menjadi 12.068,50.

Saham-saham yang mempengaruhi pergerakan bursa AS di antaranya: Boeing Co naik 0,8% dan Priceline.com Inc naik 8,5%. Sementara itu, saham-saham yang melorot adalah General Motors Co yang anjlok di bawah harga IPO ke US$ 32,05, Exxon Mobil Corp dan Schlumberger Ltd yang masing-masing turun 1,2%.

"Kita saat ini tengah menyaksikan adanya pertarungan antara kecemasan akan ekonomi global serta fundamental ekonomi," jelas Bruce McCain, dari KeyCorp di Cleveland.

Dia menambahkan, mayoritas data ekonomi di AS cukup baik. "Namun, fokus investor akan terpaku pada minyak, rumor, dan dampaknya. Untuk sementara waktu, seberapa kuat perekonomian, pergerakan harga minyak bakal mempengaruhi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×