kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BULL berencana rights issue Rp 728,06 miliar


Rabu, 28 September 2016 / 17:07 WIB
BULL berencana rights issue Rp 728,06 miliar


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) berencana menggalang dana melalui penerbitan saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk membayar utang dan ekspansi usaha.

Keterbukaan BULL, Rabu (28/9) menyatakan, perusahaan masih menunggu persetujuan rights issue dari para pemegang saham. Rencananya, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) akan digelar pada 4 November 2016.

Perusahaan berencana menerbitkan sekurang-kurangnya 7,28 miliar saham baru atau kurang lebih senilai Rp 728,06 miliar.

Direktur Utama Wong Kevin mengatakan, periode pelaksanaan rights issue akan dilakukan dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak persetujuan RUPSLB. Manajemen memperkirakan penambahan modal ini akan mempengaruhi kinerja keuangan secara positif.

"Antara lain mengurangi kewajiban utang dan rasio pinjaman terhadap ekuitas. sehingga memperkuat neraca keuangan Perseroan," kata Wong dalam keterbukaan, Rabu (28/9).

Para pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk pembelian saham baru akan terdilusi sebanyak-banyaknya 75%.

sebagai informasi, saat ini kepemilikan saham BULL mayoritas masih dimiliki oleh PT Delta Royal sejahtera sebanyak 38%. Lalu Kidson Pte Ltd sebesar 13,44%, PT Southeast Capital Investment 10,39%, PT Goldsachs Capital Investment 10%, PT Benakat Integra 9,17%, sisanya publik 18,03%.

Sebelumnya Bursa Efek Indonesia (BEI) belum mengizinkan BULL untuk merealisasikan rencana penggabungan nilai nominal saham atau reverse stock. Karena BEI belum memiliki informasi yang jelas terkait rencana aksi korporasi yang bisa meningkatkan nilai perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×