kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BPD NTT siap lunasi obligasi Rp 230 miliar


Senin, 11 April 2016 / 13:37 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BNTT) siap melunasi obligasi I/2011 seri C sebesar Rp 230 miliar.

Surat utang itu akan jatuh tempo pada 8 Juli 2016. Pelunasan utang tersebut akan menggunakan saldo kas dan setara kas yang tercatat sebesar Rp 1,5 triliun pada 31 Desember 2015 dan pembayaran angsuran kredit bulanan sebesar Rp 102,7 miliar.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan perigkat obligasi I/2011 yang masih beredar menjadi A dari sebelumnya A-. Peringkat tersebut sekaligus disematkan untuk perusahaan dengan prospek stabil.

Adapun periode pemeringkatan perusahaan berlaku 5 April 2016 hingga 1 April 2017. Untuk periode pemeringkatan Obligasi I/2011 seri C berlaku 5 April 2016 hingga 8 Juli 2016.

Analis Pefindo Adrian Noer mengatakan kenaikan peringkat tersebut mencerminkan adanya perbaikan terus menerus pada permodalan dan profil profitabilitas bank. Bank juga tetap dapat mempertahankan posisi pasar yang kuat di wilayahnya.

"Peringkat tersebut mencerminkan pangsa pasar captive yang kuat, permodalan yang sangat kuat, dan profitabilitas yang kuat," ujar Adrian.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kemampuan bank yang belum optimal dalam menghimpun dana pihak ketiga, tekanan pada kualitas aset, dan kompetisi yang semakin ketat di segmen kredit produktif.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1962 tersebut bergerak dalam bidang perbankan komersial dengan sebagian besar layanan diarahkan ke Pemerintah Daerah NTT beserta karyawannya. Perusahaan mempunyai 1.559 pegawai dan jaringan yang terdiri dari 23 kantor cabang, 37 kantor cabang pembantu, 54 kantor kas, dan 53 unit pelayanan fungsional.

Pada 31 Desember 2015, 32,63% saham bank dimiliki oleh Pemerintah Daerah Provinsi NTT, 67,32% oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota NTT, sementara sisanya sebesar 0,05% dimiliki oleh beberapa individu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×