kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BNI AM akan rilis reksadana berbasis sukuk


Senin, 30 Mei 2016 / 20:49 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Manajer investasi membidik penerbitan reksadana berbasis sukuk menyusul penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.19/POJK.04/2016 tentang Penerbitan dan Persyaratan Reksadana Syariah.

Salah satunya, BNI Asset Management yang akan menerbitkan produk tersebut pada Juni 2016. "Kami tengah mengajukan permohonan izin kepada OJK," ujar Hanif Mantiq, Head of Investment BNI Asset Management, Jakarta.

Hanif mengatakan reksadana ini akan memutar aset dasar 100% pada surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara. Rencananya, produk ini hanya akan berisi satu sukuk.

Adapun instrumen yang diincar merupakan sukuk bertenor panjang sekitar lima tahun hingga 20 tahun. "Produk ini diperkirakan bisa membagikan return 9% per tahun dengan asumsi harga obligasi stabil," ujar Hanif.

Sesuai aturan OJK, reksadana berbasis sukuk bisa melakukan investasi pada satu atau lebih sukuk dengan komposisi 85%-100% dari nilai aktiva bersih (NAB) reksadana. Selain sukuk negara, produk ini juga bisa memutar pada sukuk korporasi atau surat berharga komersial syariah yang jatuh tempo satu tahun atau lebih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×