Reporter: Abdul Wahid Fauzie, Avanty Nurdiana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) terus berencana melakukan restrukturisasi utangnya. Tak hanya itu, perusahaan Grup Bakrie ini juga berniat melakukan refinancing alias pembayaran kembali utangnya dengan utang baru.
"Rencananya, kami akan menebitkan obligasi US$ 100 juta hingga US$ 150 juta," Kata Direktur Keuangan BNBR Eddy Soeparno. Menurut Eddy, dana ini akan digunakan perusahaan untuk melunasi utang-utang jangka panjang dan jangka pendek perusahaan.
Kata Eddy, pihaknya akan melakukan beauty contest untuk penjamin emisi obligasi global. Harapannya, penjamin emisi ini sudah bisa ditunjuk sebelum akhir tahun 2010. Sebab, "Kami ingin menerbitkan obligasi ini pada Januari 2011," tegasnya.
Padahal, BNBR sebelumnya sudah menunjuk Nomura dan Credit Suisse untuk menjadi penjamin emisi obligasi global. Sayangnya, karena rencana ini batal dilaksanakan tahun ini maka secara otomatis mandat tersebut juga batal. Eddy bilang, obligasi BNBR ini akan memiliki jangka waktu tiga hingga lima tahun.
Selain menerbitkan obligasi, BNBR saat ini juga sedang merestrukturisasi utang-utang yang jatuh tempo. Nilai utang BNBR yang jatuh tempo pada tahun ini sekitar Rp 2 triliun. Eddy mengaku ia sedang melakukan negosiasi dengan beberapa kreditur. "Semoga prosesnya bisa selesai tahun ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













