kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.912   -45,00   -0,27%
  • IDX 9.043   32,34   0,36%
  • KOMPAS100 1.248   10,36   0,84%
  • LQ45 882   10,13   1,16%
  • ISSI 332   2,17   0,66%
  • IDX30 450   4,32   0,97%
  • IDXHIDIV20 528   6,47   1,24%
  • IDX80 139   1,20   0,88%
  • IDXV30 146   2,14   1,48%
  • IDXQ30 144   1,75   1,23%

Bitcoin Terkoreksi di Bawah US$90.000, Geopolitik dan Obligasi Picu Volatilitas


Kamis, 22 Januari 2026 / 12:06 WIB
Bitcoin Terkoreksi di Bawah US$90.000, Geopolitik dan Obligasi Picu Volatilitas
ILUSTRASI. Bitcoin (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga Bitcoin (BTC) kembali terkoreksi. Mengutip Coin Market Cap pada Kamis (22/1/2026) pukul 11.31 WIB, harga Bitcoin berada di level US$ 89.897, turun 6,52% dalam sepekan.

Analis Reku Fahmi Almuttaqin mengatakan, pasar kripto terseret dalam selloff global tajam akibat kombinasi guncangan geopolitik dan tekanan di pasar obligasi.

Baca Juga: Yen Jepang Melemah di Tengah Tekanan Fiskal yang Memburuk

Hal ini membuat investor bergeser dari sentimen risk-taking ke capital protection, sehingga menekan berbagai aset kripto, termasuk Bitcoin, yang sempat menyentuh level US$ 87.000.

“Dinamika geopolitik yang cukup tinggi pekan ini meningkatkan volatilitas pasar kripto,” ujar Fahmi dalam keterangan resminya.

Fahmi menyebut pidato Presiden AS Donald Trump di Davos dalam forum World Economic Forum (WEF) menjadi momentum yang sangat diantisipasi investor.

Ancaman tarif Trump menjelang pertemuan tersebut menimbulkan kekhawatiran potensi eskalasi ketegangan antara AS dan Uni Eropa, terutama terkait isu Greenland.

Baca Juga: Rebound Harga Nikel Berpeluang Redam Dampak Pemangkasan Kuota Vale Indonesia (INCO)

Investor merespons dengan mengurangi eksposur di aset berisiko, termasuk kripto.

Namun, jika terjadi de-eskalasi dan Trump menyatakan keterbukaannya untuk bekerja sama, pasar kripto berpotensi rebound, terutama karena investor mulai optimis dengan kondisi inflasi yang kini semakin terkendali.

Selanjutnya: Yen Jepang Melemah di Tengah Tekanan Fiskal yang Memburuk

Menarik Dibaca: Promo Subway Chicken Slice Tebus Murah Rp 20 Ribu, Nikmati Hematnya Hari Ini Saja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×