kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bisnis batubara lesu, kinerja ITMG keok


Kamis, 20 Februari 2014 / 17:38 WIB
ILUSTRASI. Truk membawa batubara di area pertambangan PT Adaro Indonesia di Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (17/10). ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/kye/17.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Lesunya bisnis batubara membuat kinerja perusahaan tambang batubara keok. Termasuk PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Perusahaan yang sahamnya dikuasai Banpu Minerals Pte. Ltd ini mencatatkan kemerostan laba bersih sebesar 46,65%.

Berdasarkan laporan keuangan ITMG, nilai laba bersih sepanjang 2013 sebesar US$ 230,48 juta. Sebagai perbandingan, tahun 2012 laba bersih perseroan mencapai US$ 432,04 juta. Penurunan laba bersih ini terjadi menyusul anjloknya penjualan bersih dari US$ 2,43 miliar menjadi US$ 2,17 miliar.

Di saat yang sama, perusahaan harus menanggung beban usaha mencapai US$ 188,24 juta. Edward Manurung, Direktur Keuangan ITMG sebelumnya mengatakan, sepanjang tahun lalu volume penjualan batubara perseroan sebesar 28,1 juta.

Harga jual rata-rata (ASP) ada di kisaran US$ 75 per ton. Tahun ini, perusahaan menargetkan produksi batubara bisa mencapai 29,5 juta ton. Angka ini naik tipis dibandingkan realisasi produksi tahun lalu yang sebesar 28,5 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×