CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Bintraco Dharma genjot bisnis pembiayaan


Senin, 07 Mei 2018 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Bintraco Dharma pemilik diler Toyota NASMOCO


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) masih cukup optimistis mendongkrak kinerja pada tahun ini. Direktur Utama CARS Sebastianus H Budi menyatakan, penyaluran kredit pada tahun ini ditargetkan bisa tumbuh berkisar 6%-7%.

Sampai dengan kuartal I-2018, CARS telah menyalurkan kredit untuk 11.000 unit mobil. Angka ini naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sekitar 10.000 unit.

Selama ini, terkait pendanaan, hampir 95% pinjaman berasal dari bank lokal. Mulai tahun ini, CARS mencari alternatif pendanaan lain, diantaranya bekerja sama dengan perbankan Jerman, Deutsche Investitions und Entwickluungsgesellschaft mbH (DEG). “Target dana sekitar US$ 20 juta,” kata Sebastianus.

Pinjaman dari perbankan Jerman itu sudah diambil sejak April lalu. Selain itu, CARS juga menjajaki penerbitan medium term notes (MTN). Fasilitas ini dipilih karena dinilai lebih cepat dan mudah. Menurut Sebastianus, target dana yang diincar berkisar Rp 300 miliar sampai Rp 500 miliar.

“Kami targetkan paling lambat Lebaran, tapi kami usahakan sebelum itu. Saat ini sedang proses negosiasi besaran kuponnya,” imbuhnya.

Menurut Sebastianus, pinjaman tersebut akan digunakan untuk ekspansi bisnis pembiayaan baru.

Asal tahu saja, tahun ini, CRAS membidik laba bersih bisa bertumbuh 30% menjadi sekitar Rp 270 miliar. CARS akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi guna mencapai target tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×