kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Bidik pasar Sulawesi, Indocement Tunggal (INTP) relokasi terminal apung ke Konawe


Kamis, 14 Mei 2020 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Kontan.co.id mencatat, penjualan INTP periode Januari-Februari 2020 mencapai 2.8 juta ton semen. Ini berarti, penjualan INTP per Maret 2020 hanya 1,1 juta ton semen.

Marcos mengatakan, turunnya penjualan pada kuartal I-2020 diakibatkan cuaca buruk di awal tahun yang menyebabkan terjadinya banjir di wilayah Jabodetabek hingga beberapa kali.

Baca Juga: Simak Daftar Emiten Bebas Risiko Gagal Bayar Utang

Terkait dengan dampak pandemi corona (Covid-19) terhadap kinerja INTP, Antonius bilang hal ini akan terlihat di paruh kuartal II-2020.

Seiring dengan belum meredanya pandemi Covid-19, INTP juga memutuskan untuk memangkas belanja modal dari sebelumnya Rp 1,4 triliun menjadi Rp 1,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×