kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

BI Terbitkan Whitepaper Rupiah Digital, IPB University Bahas Roadmap Blockchain


Rabu, 14 Desember 2022 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. The exchange rates and logos of Bitcoin (BTH), Ether (ETH), Litecoin (LTC) and Monero (XMR) are seen on the display of a cryptocurrency ATM of blockchain payment service provider REUTERS/Arnd Wiegmann


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan whitepaper sehubungan dengan rencana penerapan rupiah digital atau Central Bank of Digital Currency (CBDC).

Terkait hal itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, Ernan Rustiadi menjelaskan, blockchain merupakan suatu distributed ledger technology (DLT) yang bersifat terpercaya, transparan, serta tertelusuri. “Sehingga menjadikan teknologi blockchain diakui dunia,” kata Ernan, dalam penjelasan tertulis, Rabu (14/12).

Menurutnya, lanskap digital 2023 akan makin diwarnai oleh penerapan teknologi blockchain, robotik dan kecerdasan buatan. “Sudah banyak penelitian terkait blockchain yang tengah kami kembangkan. Termasuk di dalamnya adalah sertifikasi halal, pencatatan dan pendaftaran surat tanah, dan smart logistic,”  terang Ernan.

Baca Juga: Binance, Pedagang Kripto Terbesar Dunia ini Dikabarkan Siap Mengakuisisi Tokocrypto

Sementara Yandra Arkeman, salah satu penggagas BRAIN IPB University menyatakan, whitepaper BI terkait rupiah digital sebagai bukti kepercayaan negara terhadap DLT dan blockchain.

Whitepaper BI memotivasi BRAIN IPB University untuk lebih lanjut melakukan beragam penelitian terkait blockchain, DLT dan uang digital. Terkait pengembangan blockchain BRAIN IPB University telah memulai menjalin kerja sama dengan berbagai pihak,” terang Yandra.

Asih Karnengsih, Chairwoman Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menegaskan, ABI terus melakukan advokasi dan sosialisasi ke semua pihak termasuk Pemerintah dan BUMN. “Kami siap berdiskusi dan memfasilitasi semua hal terkait blockchain,” ujar Asih. 

Baca Juga: Jalan Terjal Rupiah Digital

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×