kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

IHSG Rawan Melemah Rabu (1/4), Simak Rekomendasi Sahamnya


Selasa, 31 Maret 2026 / 17:16 WIB
IHSG Rawan Melemah Rabu (1/4), Simak Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. IHSG ditutup turun 4,57 persen ke level 7.577,06 (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan tren pelemahannya hingga akhir perdagangan Selasa (31/3/2026). IHSG tercatat turun 0,61% ke level 7.048,22 dan masih didominasi tekanan jual.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa global dan regional Asia yang masih dibayangi sentimen negatif.

“IHSG masih melanjutkan koreksinya ke 7.048 dan masih didominasi oleh tekanan jual, sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa global dan regional,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: Simak Prospek Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang Kinerjanya Susut pada 2025

Dari sisi sentimen, ia menyoroti konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda mereda. Kondisi ini memicu kekhawatiran krisis energi, terutama terkait potensi gangguan pasokan di jalur strategis seperti Selat Hormuz.

“Hal ini berpotensi mendorong kenaikan inflasi global, ditambah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang turut menekan pasar,” imbuhnya.

Senada, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai tekanan terhadap IHSG lebih banyak dipicu oleh faktor global, terutama meningkatnya ketidakpastian akibat dinamika geopolitik dan arah kebijakan suku bunga global.

“Pasar saat ini cenderung risk off, dengan investor beralih ke aset safe haven seperti dolar AS. Ini memicu capital outflow dari pasar saham,” jelasnya.

Ia menambahkan, ekspektasi suku bunga global yang bertahan tinggi dalam jangka waktu lebih lama juga menjadi sentimen negatif tambahan bagi pasar.

Meski demikian, Nafan menilai secara fundamental, kondisi ekonomi domestik masih cukup solid dan dapat menjadi penahan pelemahan IHSG.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran 5%, konsumsi domestik yang kuat, serta kinerja sektor perbankan yang masih solid menjadi faktor penopang,” ujarnya.

Selain itu, daya tarik dividen dari saham-saham big banks dan komoditas juga dinilai masih menarik bagi investor.

Baca Juga: Cek Prospek dan Rekomendasi Saham Alfamart (AMRT) Usai Raih Kinerja Positif pada 2025

Dari sisi valuasi, ia melihat IHSG saat ini sudah berada di level yang relatif murah. “IHSG sudah undervalued secara valuasi, sehingga menarik untuk strategi akumulasi bertahap pada saham-saham dengan fundamental baik,” kata Nafan.

Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga disiplin manajemen risiko serta fokus pada saham-saham yang menunjukkan potensi pembalikan arah.

Secara teknikal, Herditya memproyeksikan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (1/4/2026).

“Untuk besok, IHSG masih rawan bergerak melemah dengan level support di 6.993 dan resistance di 7.169,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, investor disarankan tetap selektif dan mencermati saham-saham dengan momentum jangka pendek.

Herditya merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kisaran harga Rp 6.800–Rp 7.225, PT Harum Energy Tbk (HRUM) di rentang Rp 1.125–Rp 1.205, serta PT Timah Tbk (TINS) di kisaran Rp 3.440–Rp 3.690.

Sementara itu, Nafan menyarankan pelaku pasar untuk fokus pada saham-saham undervalued, memiliki fundamental solid, serta mulai menunjukkan indikasi rebound, sambil tetap menerapkan manajemen risiko yang disiplin di tengah volatilitas pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×