kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Besarnya tekanan terhadap rupiah mulai reda


Sabtu, 02 Februari 2013 / 09:11 WIB
Besarnya tekanan terhadap rupiah mulai reda
ILUSTRASI. Anda perlu berhati-hati karena bisa kembali terinfeksi Covid-19. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Rupiah terus tertekan sepekan ini. Di pasar spot, USD/IDR menguat 0,76% ke 9.727 dalam sepekan. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan, dollar AS menguat 0,59% menjadi 9.700

Head of Trading Commonwealth Bank, Veni Kriswandi mengatakan, tekanan terhadap rupiah disebabkan oleh meningkatnya permintaan dollar AS di akhir bulan. Namun, pergerakan rupiah mulai stabil menjelang akhir pekan. Kecenderungan dollar AS yang lemah selama dua hari terakhir membangkitkan minat risiko pasar terhadap rupiah.

Nilai beli bersih asing Rp 1,74 triliun sepekan di pasar saham juga memperkuat pasokan dollar AS. "Menjelang akhir pekan, faktor eksternal, khususnya dari Eropa serta fundamental ekonomi Indonesia yang cukup baik mampu menahan tekanan terhadap rupiah," kata Veni.

Analis Divisi Tresuri BNI, Raditya Ariwibowo menambahkan, tekanan terhadap rupiah mulai berkurang. Kebijakan BI yang memenuhi kebutuhan dollar AS BUMN sektor energi mulai terasa dampaknya.

Rilis data inflasi serta neraca perdagangan tidak menambah tekanan terhadap rupiah. Menurut Raditya, rilis data inflasi serta neraca perdagangan ini menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia masih stabil.

Veni memprediksi, rupiah masih tertekan sepekan mendatang. Tapi ada kecenderungan penguatan terbatas, dengan pergerakan 9.650 - 9.750. Raditya memprediksi, sepekan ke depan, rupiah masih akan melemah, di kisaran 9.690 – 9.840.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×