kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Berprospek Cerah Usai Pemilu, Begini Rekomendasi Saham Emiten Transportasi


Rabu, 21 Februari 2024 / 14:46 WIB
Berprospek Cerah Usai Pemilu, Begini Rekomendasi Saham Emiten Transportasi
ILUSTRASI. Sejumlah unit taksi Bluebird terlihat di pelataran sebuah gedung perkantoran di Jakarta, Rabu (17/1/2024). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten transportasi dan logistik masih bervariasi. Namun, prospek kinerjanya diproyeksikan akan cerah usai Pemilu 2024. 

Melansir laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/2), kinerja IDX Sector Transportation & Logistic turun 2,59% secara year to date (YTD).

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, pemilu akan memberikan katalis positif bagi kinerja emiten transportasi dan logistik di tahun 2024.

“Selain itu, stabilitas politik dan keamanan domestik juga akan mendorong sektor ini, meskipun pertumbuhan ekonomi global masih melemah,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (20/2).

Baca Juga: Saham-Saham Ini Diproyeksi Jadi Penggerak IHSG Sepanjang 2024

Kinerja emiten transportasi dan logistik juga secara langsung menunjang pertumbuhan makroekonomi domestik. Sebab, sektor transportasi dan logistik merupakan tulang punggung dalam meningkatkan konektivitas, baik itu barang atau jasa.

Meskipun begitu, Nafan melihat, kinerja sejumlah emiten transportasi dan logistik hingga hari ini masih beragam. Namun, hal ini menyisakan ruang bagi mereka untuk terus melakukan improvisasi.

“Pembukaan wilayah baru, seperti IKN, juga akan menjadi salah satu katalis positif bagi kinerja emiten sektor ini, sebab ada sumber ekonomi baru,” tuturnya.

Nafan pun merekomendasikan hold untuk ASSA, BIRD, WEHA, LRNA, dan SAFE dengan target harga masing-masing Rp 645 per saham, Rp 1.830 per saham, Rp 178 per saham, Rp 184 per saham, dan Rp 236 per saham.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×