kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Berkinerja Ciamik, Berikut Saham Pilihan Sektor Keuangan, Properti dan Kesehatan


Rabu, 06 September 2023 / 05:40 WIB
Berkinerja Ciamik, Berikut Saham Pilihan Sektor Keuangan, Properti dan Kesehatan
ILUSTRASI.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya walaupun penyaluran kredit mengalami perlambatan tetapi potensi permintaan kredit tetap tinggi. Apalagi OJK memproyeksikan pertumbuhan penyaluran kredit hingga tutup 2023 mencapai 11%–12%. 

Untuk sektor kesehatan, Fajar menilai pertumbuhan yang dicatatkan para emiten karena efek low based di tahun lalu setelah pandemi Covid-19 mulai berangsur-angsur pulih. 

Semantara untuk sektor properti, lanjut Fajar, didorong permintaan yang masih bertumbuh. Tawaran suku bunga yang menarik turut mendongkrak permintaan kredit KPR. 

 

Nafan menambahkan selain tawaran bunga kredit, peningkatan pra-penjualan alias marketing sales para emiten juga menjadi faktor pendorong lainnya. 

“Ditambah lagi, sektor properti mendapat dukungan dari pemerintah karena mempermudah warga negara asing untuk memiliki properti di Indonesia,” jelas Nafan. 

Baca Juga: Cermati Saham-Saham yang Banyak Dilepas Asing Saat IHSG Tertekan pada Selasa (5/9)

Dari sektor keuangan, Nafan merekomendasikan akumulasi BBCA, BBRI dan BBNI dengan masing-masing target harga di Rp 9.450, Rp 9.300 dan Rp 5.750. 

Kemudian, sektor properti dia merekomendasikan buy on weakness BSDE dengan target harga di Rp 1.185. Level support terdekat BSDE ada di Rp 1.100.

Untuk sektor kesehatan Nafan merekomendasikan beli SIDO dengan target di Rp 1.020, MIKA dengan target harga Rp 3.600 dan HEAL di level Rp 1.700.

Fajar sendiri menjagokan sektor keuangan dibandingkan dua sektor lainnya. Saham pilihannya jatuh pada pelat merah, yakni BMRI dan BBRI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×