kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Berikut saham-saham pilihan MNC Sekuritas Rabu (27 Februari 2019)


Rabu, 27 Februari 2019 / 09:04 WIB


Reporter: Rezha Hadyan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. MNC Sekuritas memproyeksi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (27/2) akan tertahan oleh penurunan harga komoditas terutama crude palm oil (CPO). CPO diketahui harganya terus anjlok dan saat ini sudah jauh melewati RM 2.200 per metrik ton.

Selain itu menurut Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang penguatan IHSG juga akan tertahan oleh menurunnya harga komoditas nikel dan timah.

"Dampak turunnya data pembangunan rumah Amerika Serikat (AS)ke level terendah lebih dari dua tahun pada Desember 2018 karena menurunnya konstruksi perumahan tunggal dan multi keluarga, walaupun indeks kepercayaan konsumen Conference Board naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari 2019, menjadi pendorong Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 0,13% yang tentunya berpengaruh pada pergerakan IHSG," kata dia kepada Kontan.co.id.

Walaupun begitu sejumlah sentimen positif masih berhembus dan menjadi katalis bagi pergerakan IHSG hari ini. Katalis tersebut antara lain apresiasi nilai tukar atau kurs rupiah dan naiknya harga komoditas batubara dan minyak bumi. Edwin memproyeksi IHSG akan menguat dengan range support dan resistance 6.483 - 6.569.

"Perkiraan tidak akan dinaikkannya suku bunga acuan, depresiasi US Dollar, akan diterapkannya regulasi yang menguntungkan perseroan domestik, aksi korporasi penjualan saham, penguatan harga batubara dan minyak bumi membuka peluang untuk memburu saham berbasis konsumer, retail, properti, kimia dan basic industry," kata Edwin.

Di lain pihak, Edwin menyarankan investor untuk menghindari atau melepas saham-saham berbasis CPO. Secara khusus ia merekomendasikan investor untuk membeli saham SRIL, GJTL, CPIN, TPIA, PGAS, BNLI, CTRA, PWON, PZZA, dan BJBR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×