kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berikut prediksi imbal hasil pada lelang SUN hari Ini


Selasa, 05 Juni 2018 / 09:02 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah raup 12 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan melelang enam seri Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan Selasa (5/6). Lelang yang ditujukan untuk memenuhi sebagian target pembiayaan APBN 2018 tersebut mematok target indikatif senilai Rp 10 triliun.

Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra memperkirakan, jumlah penawaran yang masuk pada lelang hari ini antara Rp 20 triliun-30 triliun. Jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrument Surat Perbendaharaan Negara (SPN) serta Obligasi Negara seri FR0064.

Berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN jelang pelaksanaan lelang, Made memproyeksikan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan pada lelang nanti, sebagai berikut:

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12180906 antara 5,21% - 5,31%
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190606 antara 5,90% - 6,00%
- Obligasi Negara seri FR0063  antara 6,75% - 6,84%
- Obligasi Negara seri FR0064 antara 6,93% - 7,03%
- Obligasi Negara seri FR0065 antara 7,40% - 7,50%
- Obligasi Negara seri FR0076 antara 7,93% - 8,03%

Sebagai informasi, pada kuartal II-2018, pemerintah menargetkan penerbitan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp 151,27 triliun dari lima kali lelang SUN dan enam kali lelang Sukuk Negara. Pada lelang SUN sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp 15 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp 31,47 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×