kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Belum ada sentimen pembalik arah IHSG sesi II


Senin, 27 Januari 2014 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Intip Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini, Senin 6 September 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/11/2021.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hingga sesi I berakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tak berkutik di zona merah. Pada penutupan sesi I, indeks tercatat turun 2,91% menjadi 4.308,18. Sesi II nanti pun pelemahan masih berpotensi berlanjut.

Yuganur Wijanarko, Senior Research HD Capital bilang, IHSG masih terseret oleh pelemahan regional dan rupiah akhirnya memicu aksi jual sehingga menyebabkan kenaikan IHSG sulit berlanjut diatas 4.554.

"Jadi, saya merekomendasikan buy on weakness di support hingga menunggu rebound kembali," ujar Yuganur. Dia merekomendasikan saham INDF, LSIP, ELSA, dan SIMP.

William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities memberikan alasan senada. Panic selling yang terjadi di sesi I terjadi lantaran sentimen regional memang memberatkan IHSG.

Untuk sesi II nanti, William memprediksi IHSG masih cenderung melemah dengan range pergerakan 4.284-4.360. Pada dasarnya, penurunan IHSG sudah mulai terbatas. "Tapi, belum tampak adanya faktor yang mampu mendorong IHSG berbalik arah," imbuh William.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×