kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BEI suspensi saham Express Transindo dan Perdana Karya


Senin, 02 April 2018 / 15:08 WIB
ILUSTRASI. Taksi Express TAXI


Reporter: | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengentikan sementara perdagangan alias suspensi dua saham. Kedua saham tersebut adalah PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) dan PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Suspensi dilakukan  di seluruh pasar terhitung sejak perdagangan sesi I, Senin (2/4).

Saham TAXI digembok sebagai buntut dari persoalan keuangan yang tengah dialami oleh emiten milik Grup Rajawali tersebut. TAXI terpaksa menunda pembayaran bunga ke-15 atas Obligasi TAXI dengan nilai pokok Rp 1 triliun yang diterbitkan tahun 2014.

"Karena itu kami memutuskan untuk melakukan suspensi saham TAXI," ujar Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan resmi, Senin (2/4).

Suspensi saham TAXI bersifat sementara, namun dalam batas waktu yang tak ditentukan. Suspensi baru akan dibuka hingga ada pengumuman lebih lanjut.

Sementara, suspensi saham PKPK dilakukan lantaran kenaikan harga kumulatif yang signifikan. Sehingga, suspensi dilakukan dengan maksud untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar memperrtimbangkan keputusan berinvestasi.

Sebelum suspensi, kedua saham itu juga sudah lebih dulu masuk dalam radar pengawasan bursa. Saham TAXI sudah masuk unusual market activity (UMA) sejak 19 Maret. Sedangkan, saham PKPK masuk UMA pada 27 Maret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×