kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

BEI Pertanyakan Detail Gadai Saham JARR-PGUN


Kamis, 08 Oktober 2026 / 17:57 WIB
BEI Pertanyakan Detail Gadai Saham JARR-PGUN
ILUSTRASI. BEI tengah menelisik terkait aksi gadai saham dua emiten Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). (IDX/NATIVE)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menelisik lebih dalam terkait aksi gadai saham dua emiten Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (8/10/2026), PT Eshan Agro Sentosa selaku pengendali JARR menggadaikan kepemilikan sahamnya sebesar 7,99 miliar saham atau seluruh kepemilikan pengendali. 

Sementara itu, pada PGUN terdapat tiga pemegang saham yang menggadaikan sahamnya kepada Bank Mandiri. Ketiganya yakni PT Araya Agro Lestari, PT Baramega Citra Mulia Persada, dan PT Citra Agro Raya.

Baca Juga: Prospek Saham PGAS hingga Akhir 2026 Masih Positif, Ini Katalis dan Risikonya

Di mana, PT Araya Agro Lestari menggadaikan 2,21 miliar saham PGUN dan PT Baramega Citra Mulia Persada menjaminkan 900,00 juta saham. Adapun PT Citra Agro Raya menggadaikan sekitar 2,19 miliar saham.

Dus, total saham PGUN yang dijaminkan oleh ketiga pemegang saham tersebut mencapai sekitar 5,30 miliar saham. Jika digabungkan dengan saham JARR, jumlahnya mencapai sekitar 13,30 miliar saham.

Dengan demikian, total saham pengendali JARR dan PGUN yang dijaminkan kepada Bank Mandiri mencapai sekitar 10,2 miliar saham. Transaksi gadai saham tersebut dilakukan pada 30 September 2026.

Adapun gadai saham tersebut merupakan bagian dari pengikatan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh JARR dan PGUN dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melalui afiliasinya.

Namun dalam keterbukaan informasi tersebut baik yang dirilis oleh PGUN dan JARR belum ada rincian soal berapa besaran nilai fasilitas kredit yang diperoleh, besaran bunga, tenor hingga rencana penggunaan dana. 

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,88% ke 6.031,28, Simak Proyeksi untuk Jumat (9/10)

Padahal, di beberapa perusahaan terbuka lainnya ketika memperoleh fasilitas kredit perbankan akan mencantumkan nilai kredit, tenor, bunga, jaminan hingga rencana penggunaan dana.  

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Elsierra Yosita menyampaikan BEI telah mengirimkan permintaan penjelasan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi kepada kedua emiten tersebut.  

“Bursa meminta kepada seluruh pihak untuk selalu memperhatikan pengumuman Bursa dan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh kedua perusahaan tercatat,” jelasnya, Kamis (8/10/2026). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×