kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BEI dan KSEI luncurkan kompetisi Yuk Nabung Saham


Jumat, 02 Maret 2018 / 12:09 WIB
ILUSTRASI. Komik Yuk Nabung Saham Kontan-BEI


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan kompetisi Yuk Nabung Saham 2018. Kompetisi ini menargetkan adanya keterlibatan dari 4.000 investor aktif dari sekurang-kurangnya 200 galeri investasi.

Periode Kompetisi Yuk Nabung Saham ini adalah sembilan bulan yakni pada bulan Maret 2018 hingga September 2018 yang akan datang. Pada seleksi awal, aplikasi akan menghitung tingkat pengembalian hasil, diversifikasi sportofolio saham dan mengukur kedisiplinan peserta.

Peserta juga diwajibkan mengirimkan screenshot dari fasilitas Akses KSEI sebagai bukti transaksi pembelian maupun penjualan saham selama periode transaksi.

"Saat ini, Yuk Nabung Saham jadi ujung tombak aktivitas pasar modal Indonesia" kata Tito Sulistio, Direktur Utama BEI, Jumat (2/3). Ia juga mengatakan bahwa hal ini juga sebagai upaya BEI untuk menjaring investor domestik.

Tito juga mengatakan bahwa hal ini juga sebagai suatu upaya BEI untuk mengubah masyarakat dari sebelumnya saving society menjadi investment society.

Sebagai informasi saja, di tahun 2017 yang lalu, kompetisi Yuk Nabung Saham melibatkan 144 galeri investasi BEI, 3.558 investor dan 2.256 investor yang aktif bertransaksi. Nilai transaksi dari kompetisi ini adalah sebesar Rp 8,22 miliar dari 30.730 transaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×