kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Begini Klarifikasi MNC Vision Network (IPTV) dan Indosat (ISAT) Soal Jual Beli Aset


Senin, 30 Oktober 2023 / 16:15 WIB
Begini Klarifikasi MNC Vision Network (IPTV) dan Indosat (ISAT) Soal Jual Beli Aset
ILUSTRASI. Gerai Indosat pada pusat belanja di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MNC Vision Network Tbk (IPTV) angkat bicara soal kabar transaksi jual beli aset dengan PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Asianet Media Technology.  Berdasarkan kabar yang beredar, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan kedua perusahaan lainnya telah melakukan teken perjanjian kerja sama pada 24 Oktober 2023 di Jakarta. 

Kabarnya, Asianet akan membeli aset PT MNC Kabel Mediacom (MKM) alias MNC Play dan aset IM2 dari ISAT. Nantinya aset yang telah di beli Asianet dari MNC Play akan digunakan oleh ISAT. 

Sekretaris Perusahaan MNC Vision Network Gadis R. Sjahrir menyampaikan informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Namun memang MNC Play dalam proses transisi pelanggan ke ISAT.

Gadis menjelaskan MKM akan pengalihan sejumlah pelanggannya pada sebagian segmen layanan jasa telekomunikasi serta peralatan penunjangnya. 

Baca Juga: Kuartal III-2023, Laba Bersih Sariguna Primatirta (CLEO) Tumbuh 35,7% YoY

"Penjualan adalah MKM atau MNC Play dan pembelinya PT Indosat Tbk serta PT Asianet Media Teknologi," jelas dia dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/10). 

Gadis bilang transaksi jual beli ini berkaitan dengan fokus MNC Play terhadap pengembangan bisnis konten. Namun nilai transaksi final belum tersedia. 

Smeentara itu, Sekretaris Perusahaan Indosat Reski Damayanti menjelaskan transaksi jual beli ini berkaitan dengan fokus ISAT terhadap pengembangan bisnis fiber-to-the-home (FFTH). 

"Transaksi ini belum efektif karena masih tunduk pada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pihak," tulis Reski dalam surat di keterbukaan informasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×