kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Beda presiden, beda pula prospek saham pasca pemilu 2019


Kamis, 11 April 2019 / 21:04 WIB

Beda presiden, beda pula prospek saham pasca pemilu 2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua pasangan calon (paslon) presiden Indonesia untuk lima tahun ke depan, diketahui memiliki dukungan dari komunitas bisnis yang cukup kuat. Tentunya, ketika hasil pemilihan presiden (Pilpres) diumumkan, mampu mendorong kinerja bisnis pendukung masing-masing paslon.

Berdasarkan riset RHB Sekuritas Indonesia, diketahui partai koalisi paslon Jokowi dan Amin mengendalikan 60% kursi DPR. Diikuti dukungan dari pebisnis Erick Thohir dan Garibaldi Thohir yang juga Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO, anggota indeks Kompas100 ini).

Sedangkan Paslon Prabowo dan Sandiaga juga mendapat dukungan dari komonitas bisnis. Terlebih, Sandiaga sendiri merupakan rekanan pendiri Saratoga Capital Private Energy, Medco Power, dan Tower Bersama Group.

Dengan begitu, bisa dipastikan beberapa saham akan diuntungkan dari kemenangan salah satu paslon di pertengahan April 2019 nanti. Untuk paslon No.1 diprediksi akan melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, MRT, LRT dan listrik.

"Jika terpilih, kami mengharapkan Jokowi untuk melaksanakan reformasi yang kurang populis, namun sangat dibutuhkan, misalnya terkait hukum perburuhan," menurut riset RHB tersebut.

Hal tersebut dianggap menarik karena dapat mendatangkan lebih banyak foreign direct investment (FDI), khususnya di sektor manufaktur, sekaligus meningkatkan kinerja ekspor Tanah Air. Apalagi, paslon No.1 tersebut berjanji akan meningkatkan standar pendidikan.

Adapun 10 saham yang diyakini punya prospek positif jika Jokowi-Amin terpilih yakni saham WSKT, anggota indeks Kompas100 ini, WIKA, anggota indeks Kompas100 ini, ADHI, anggota indeks Kompas100 ini, dan PTPP, anggota indeks Kompas100 ini, JSMR, anggota indeks Kompas100 ini, SMGR, anggota indeks Kompas100 ini, BEST, anggota indeks Kompas100 ini, SSIA, anggota indeks Kompas100 ini, BBNI, anggota indeks Kompas100 ini, dan BRIS.

Sedangkan untuk paslon No.2 yakni Prabowo-Sandiaga, RHB Sekuritas menilai lebih banyak pendekatan pada upaya-upaya nasionalistis. Harapannya, itu bisa menekan pertumbuhan impor, khususnya di sektor makan dan energi.

Prabowo juga berencana untuk mengurangi tarif untuk pajak pribadi dan perusahaan. Sementara itu, rencana untuk menekan defisit BPJS dan anggaran pertahanan nasional yang rendah, juga menjadi sorotan.

Adapun 10 saham yang diyakini punya prospek positif jika Prabowo-Sandiaga terpilih yakni saham SRTG, ADRO, anggota indeks Kompas100 ini, TBIG, anggota indeks Kompas100 ini, MPMX, ITMG, anggota indeks Kompas100 ini, UNTR, anggota indeks Kompas100 ini, BBCA, anggota indeks Kompas100 ini, HMSP, anggota indeks Kompas100 ini, UNVR, anggota indeks Kompas100 ini, dan ISAT, anggota indeks Kompas100 ini.


Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×