kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Barito segera rampungkan investasi di PLTU 9 dan 10 Suralaya


Jumat, 08 Juni 2018 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi Barito Pacific


Reporter: Willem Kurniawan | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bersama dengan PT Indoraya Tenaga, atau anak perusahaan dari PT Indonesia Power dalam tahap finalisasi dan pengkajian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 dan Jawa 10 di Suralaya, Banten. Pembangkit ini berkapasitas 2.000 megawatt.

Direktur Barito Pacific Andry Setiawan, Jumat (8/6) mengatakan, nilai proyek kerja sama patungan (joint venture) sebesar US$ 3,1 miliar. Mayoritas dananya atau sekitar 70% dari pinjaman dan 30% ekuitas.

Pendanaannya dengan kombinasi Export Credit Agency (ECA) dari pihak Jepang, Korea, dan Jerman, dan kredit komersial dari perbankan.

Direktur Utama PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Agus Salim Pangestu mengakui, dana investasi US$ 3,1 miliar terdengar besar. “Tapi karena ini bersifat infrastruktur, kami dapat financing lebih panjang, juga dana itu paling termurah untuk ultra-supercritical power plant di OECD countries,” katanya.

Untuk mengembangkan ekspansi ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capex) secara grup hampir mencapai US$ 500 juta – US$ 550 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×