kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Barito Pacific (BRPT) bukukan pendapatan US$ 610,6 juta pada kuartal I 2020


Kamis, 11 Juni 2020 / 15:13 WIB
ILUSTRASI. Dirut PT Barito Pacific Tbk, Agus Salim Pangestu (kedua kanan), Wakil Direktur Utama Rudy Suparman (kedua kiri), Direktur Andry Setiawan (kiri) dan Direktur Independen David Kosasih, berbincang usai menggelar acara Investor Gathering, di Jakarta, Senin (2


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

EBITDA menurun sebesar 40,4% dari US$ 161 juta pada kuartal I-2019 menjadi US$ 96 juta pada kuartal I-2020 yang utamanya disebabkan oleh menurunnya keuntungan dari kegiatan petrokimia akibat penurunan permintaan global terhadap produk petrokimia.

Direktur Keuangan BRPT David Kosasih menjelaskan meskipun sektor petrokimia melemah dipengaruhi oleh situasi ekonomi makro, volume penjualan TPIA dikatakan masih relatif stabil.

Baca Juga: Merugi di Kuartal I, Ini Siasat Chandra Asri (TPIA) Menghadapi Efek Corona

“Terjadi pelemahan permintaan secara global tetapi volume penjualan TPIA masih realtif stabil. Ini merupakan pembuktian bahwa posisi kami sebagai pemimpin pasar di Indonesia, di tengah melemahnya tingkat permintaan domestik,” jelasnya dalam teleconference, Kamis (11/6).

Seiring dengan proyek pembangunan pabrik Chandra Asri II alias CAP II, David optimistis ke depan BRPT melalui anak usahanya dapat terus memenuhi kebutuhan dalam negeri mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadi pasar yang potensial, apalagi secara struktur di Indonesia terdapat ketergantungan impor hingga 50%-60%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×