kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.733   26,00   0,15%
  • IDX 6.500   39,29   0,61%
  • KOMPAS100 857   1,87   0,22%
  • LQ45 651   0,42   0,06%
  • ISSI 226   3,17   1,42%
  • IDX30 361   -0,46   -0,13%
  • IDXHIDIV20 450   -0,80   -0,18%
  • IDX80 98   0,19   0,20%
  • IDXV30 125   0,31   0,25%
  • IDXQ30 116   -0,36   -0,31%

Bakal terbitkan IGBF Basket Prices, BEI tunggu persetujuan Kemenkumham


Senin, 24 Februari 2020 / 08:35 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/2020/02/06


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal terus mengembangkan produk derivatif. Selain akan meluncurkan IDX30 Futures dan Single Stocks Futures, BEI bakal melanjutkan rencana penerbitan wadah bagi kontrak berjangka surat utang negara atau Indonesia Government Bond Future (IGBF) Basket Price.  

Pada pertengahan 2017, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan instrumen IGBF dengan aset dasar alias underlying berupa surat utang negara (SUN) tenor 5 tahun dan 10 tahun. 

Baca Juga: Andai Gojek beli Blue Bird setahun lalu, sudah untungkah sekarang?

"Jadi kalau sekarang kan individual government bonds future. Ada government bonds yang benchmark series, nah kalau sekarang kita ingin basket bonds karea lebih fleksibel dalam swicthing investasinya," jelas Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, Kamis (20/2). 

Hasan menjelaskan produk ini merupakan wadah bagi beberapa seri surat utang berjangka.  Nantinya wadah ini akan terdiri dari kategori surat utang jangka pendek, pendek hingga menengah, dan menengah hingga panjang. 

"Misalnya sampai dengan tujuh tahun, kemudian yang medium to long term tujuh tahun ke atas kita punya basket bonds," ujar Hasan.

Usulan soal IGBF Basket Bonds ini sejatinya sudah ada sejak tahun lalu. Hal ini tercantum dalam Rancangan POJK 04/2019 tentang Kontrak Berjangka dan Opsi atas Efek atau Indeks Efek.

Baca Juga: Distributor Bertambah, Intikeramik Mengejar Pendapatan hingga Rp 110 Miliar




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×