kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Bakal IPO, Jasamarga Transjawa Tol akan kuasai 50% aset Jasa Marga (JSMR)


Jumat, 07 Februari 2020 / 19:39 WIB
Bakal IPO, Jasamarga Transjawa Tol akan kuasai 50% aset Jasa Marga (JSMR)
ILUSTRASI. Jalan layang Cikampek juga akan berada di bawah Jasamarga Transjawa Tol

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berencana mengantar sub-holdingnya yaitu PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) untuk menggelar penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) pada tahun 2022 nanti. Saat ini perusahaan tengah melakukan proses persiapan, salah satunya pemisahan usaha (spin off).

Sekretaris Perusahaan Jasa Marga Mohamad Agus Setiawan menyebut JTT sebagai Jasa Marga kecil, nantinya seluruh ruas tol di Transjawa akan berada di bawahnya. Hal itu disampaikan bersamaan dengan hadirnya Direktur Umum JTT Bagus Cahya Arinta saat media briefing.

“Pak Bagus ini mengepalai Transjawa dari Cawang, Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Batang, Semarang, Ungaran, Ngawi, Solo, Kertosono, Gempol, Pandaan, Malang. Pak Bagus ini Jasa Marga kecil,” ujar Agus, Jumat (7/2).

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Cari Pendanaan Rp 5 Triliun

Dia menyebutkan, saat ini sub-holdingnya tersebut menguasai sekitar 40% hingga 50% dari total keseluruhan aset milik JSMR. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2019, perusahaan pelat merah ini tercatat memiliki aset senilai Rp 94,27 triliun. Sedangkan JTT, yang didirikan pada 2 Juni 2017 punya aset Rp 263,45 miliar.

"Ya Jasamarga Transjawa mungkin sekitar 40-50% dari Jasa Marga," imbuhnya.

Bila disesuaikan dengan pernyataan di atas, maka JTT membawahi antara lain Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) dengan aset Rp 5,07 triliun, Jasamarga Gempol Pasuruan dengan aset Rp 3,69 triliun, Jasamarga Pandaan Malang dengan aset Rp 5,02 triliun, Jasamarga Jalanlayang Cikampek dengan aset Rp 14,39 triliun, dan Jasamarga Japek Selatan dengan aset Rp 1,72 triliun.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal juga menyebukan bahwa JTT saat ini menaungi 14 ruas tol di Trans Jawa. Donny mengatakan proses IPO baru bisa dilaksanakan tahun depan sedangkan target listing bisa dilaksanakan di tahun 2022.

“2021 mulai proses spin off, corporate restructure, bisnis plan. Kami bikin cashflow positif dulu,” jelas dia.




TERBARU

Close [X]
×