kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Ayam Brasil siap serbu Indonesia, saham emiten ayam CPIN, JPFA, dan MAIN memerah


Kamis, 25 Juli 2019 / 11:20 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA.  Mendung tengah menyelimuti perusahaan poultry dan ayam di Indonesia. Kemenangan Brasil di World Trade Organization (WTO) menjadi pemicunya.

Dengan kemenangan itu, maka Brasil akan kembali bisa mengekspor ayam ke Indonesia.

Itulah yang membuat saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) merah membara di perdagangan hari ini. Penurunan saham emiten ayam ini berlawanan arah dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menghijau di awal sampai jeda siang.

Baca Juga: Ayam Impor Menyerbu Indonesia, Peminat Saham CPIN dan Japfa Tak Perlu Khawatir premium

Mengutip RTI, pada pukul 10.50 WIB, saham CPIN turun 3,35% ke level Rp 5.050 per saham, sementara JPFA turun 2,25% ke level Rp 1.520 per saham, dan saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)  turun 2,24% ke level Rp 1.090 per saham.

Sementara dalam sepekan saham CPIN telah turun 3,33% dan JPFA telah turun 5,75% dan  MAIN telah turun 4,04%.

Baca Juga: Transaksi capai Rp 87 miliar, saham Charoen Pokphand (CPIN) ditutup melonjak 6,67%

Penurunan saham-saham ayam ini turut menahan pergerakan IHSG yang menanjak tinggi di awal perdagangan

Harga ayam di peternak dan pasar? Halaman Selanjutnya




TERBARU

[X]
×