kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.750   54,96   0,97%
  • KOMPAS100 746   10,51   1,43%
  • LQ45 565   8,20   1,47%
  • ISSI 200   1,03   0,52%
  • IDX30 320   4,31   1,37%
  • IDXHIDIV20 393   4,41   1,13%
  • IDX80 85   1,07   1,28%
  • IDXV30 107   0,87   0,82%
  • IDXQ30 103   1,13   1,11%

Ini dua skenario yang disiapkan managemen Bukit Asam (PTBA) mengantisipasi corona


Senin, 04 Mei 2020 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Dirut PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin (kedua kanan) bersama Direktur Keuangan Mega Satria (kanan), Direktur Niaga Adib Ubaidillah (kedua kiri), dan Direktur Operasi Produksi Suryo Eko Hadianto berbincang seusai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

“Mudah-mudahan Covid ini segera berakhir Juni/Juli, sehingga kita tidak perlu merevisi target penjualan karena bisa dikejar (di bulan berikutnya),” sambung dia.

Sebagai gambaran, awalnya PTBA merencanakan produksi batubara sebesar 30,3 juta ton hingga akhir 2020 atau naik 4% dari realisasi tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) kalkulasi ulang rencana produksi dan penjualan tahun 2020

Target angkutan pada 2020 ditargetkan menjadi 27,5 juta ton atau meningkat 13% dari realisasi angkutan kereta api tahun lalu.

Sedangkan untuk volume penjualan batubara,tahun ini PTBA menargetkan untuk menjual 29,9 juta ton, yang terdiri dari penjualan batubara domestik sebesar 21,7 juta ton dan penjualan batubara ekspor sebesar 8,2 juta ton. Jumlah ini meningkat 8% dari realisasi penjualan batubara pada akhir 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×