Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.436
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

AS dan China sepakat tunda tambahan tarif impor, harga batubara naik

Minggu, 02 Desember 2018 / 17:04 WIB

AS dan China sepakat tunda tambahan tarif impor, harga batubara naik
ILUSTRASI. Batubara

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspektasi pelaku pasar pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Argentina (1/12) mengangkat harga batubara naik. Harga batubara di ICE Newcastle untuk kontrak Januari 2019, tercatat naik 1,12% ke US$ 103,45 per metrik ton.

Analis Asia Trade Points Futures Deddy Yusuf Siregar mengatakan, salah satu pemicu yang memberikan katalis positif pada harga batubara adalah munculnya ekspektasi serta harapan pelaku pasar pada pertemuan KTT G-20 terkait perkembangan perang dagang AS dan China.


"Pelaku pasar berharap pertemuan AS dan China bisa menghasilkan solusi, dengan permasalahan perang dagang AS dan China mereda ini berdampak positif ke harga komoditas, termasuk batubara," kata Deddy, Jumat (30/11).

Kini, setelah melakukan KTT G-20, AS dan China akhirnya sepakat menunda atau tidak mengenakan tarif tambahan yang akan dikenakan setelah 1 Januari 2019 mendatang.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menggandakan lebih dari dua tarif yang telah memukul barang atas impor China senilai US$ 250 miliar. Sementara, Presiden China Xi Jinping juga telah menetapkan tarif yang ditargetkan sebesar US$ 110 miliar untuk barang-barang AS.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, Deddy mengatakan harga batubara berpotensi kembali menyentuh US$ 100 per metrik ton.

Untuk jangka panjang, Deddy memproyeksikan, harga batubara berpotensi naik karena kebutuhan emas hitam ini tinggi, setelah ada pasar baru dari Vietnam yang diperkirakan kebutuhannya akan batubara meningkat hingga 2030.

Deddy menganalisis, secara teknikal harga batubara berada di atas MA 200 tetapi berada di bawah MA 50 dan 100. Indikator tersebut menunjukkan potensi melemah dalam jangka menengah. Stochastic berada di area 33 berpotensi melemah. RSI berada di area 46 berpotensi cenderung melemah. MACD juga berada di area negatif dan harga berpotensi melemah.

Pada perdagangan, Senin (3/12), Deddy memperkirakan harga batubara berada di rentang US$ 101,34 per metrik ton hingga US$ 103,70 per metrik ton. Sedangkan untuk sepekan harga batubara berada di kisaran US$ 100,80 per metrik ton hingga US$ 104,00 per metrik ton.

 

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Komarul Hidayat

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.0662 || diagnostic_web = 0.3954

Close [X]
×