kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Arus Kas ETF Bitcoin Masuk US$ 75,7 Juta, Sinyal Minat Investor Institusi Pulih?


Rabu, 22 Juli 2026 / 21:33 WIB
Arus Kas ETF Bitcoin Masuk US$ 75,7 Juta, Sinyal Minat Investor Institusi Pulih?
CEO Indodax William Sutanto (Indodax /dok)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Arus dana ke produk Bitcoin Spot Exchange-Traded Fund (ETF) di Amerika Serikat kembali mencatat kinerja positif selama dua pekan berturut-turut. 

Tren ini menjadi sinyal awal bahwa minat investor institusi terhadap Bitcoin mulai pulih setelah sempat tertekan dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin membukukan net inflow sebesar US$ 75,7 juta atau sekitar Rp 1,36 triliun sepanjang perdagangan 13–17 Juli 2026. 

Capaian tersebut terjadi setelah pada awal pekan ETF sempat mengalami arus keluar sebesar US$ 424,7 juta, namun berbalik dengan arus dana masuk selama empat hari perdagangan berikutnya yang secara kumulatif mencapai sekitar US$ 500,4 juta. 

Baca Juga: Arus Dana ETF Bitcoin Berbalik Positif, Sinyal Investor Institusi Mulai Pulih

Pembalikan ini mengakhiri tren tekanan arus keluar yang mendominasi sekitar dua bulan terakhir.

Sejalan dengan membaiknya sentimen tersebut, harga Bitcoin juga menunjukkan penguatan.

Mengacu pada CoinMarketCap, Kamis (22/7) pukul 18.10 WIB, Bitcoin diperdagangkan di level US$ 66.022, naik sekitar 2% dalam sepekan dan menguat 2,7% dibandingkan sebulan sebelumnya.

CEO Indodax William Sutanto menjelaskan, ETF menjadi instrumen yang banyak digunakan investor institusi untuk memperoleh eksposur terhadap Bitcoin tanpa harus memiliki aset kripto secara langsung. 

Karena itu, pergerakan arus dana ETF kerap dijadikan indikator untuk membaca perubahan sentimen investor besar.

"Arus dana ETF menjadi sinyal awal bahwa investor institusi mulai kembali meningkatkan eksposur terhadap Bitcoin, meski belum cukup untuk menyimpulkan perubahan tren pasar secara keseluruhan," ujar William, .

Baca Juga: Minat Investor Mulai Pulih, IPA Dorong Iklim Investasi Hulu Migas Lebih Kompetitif

Meski demikian, William mengingatkan bahwa arus dana ETF tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan dalam mengambil keputusan investasi. 

Menurut dia, arah pergerakan pasar kripto masih dipengaruhi berbagai faktor lain, mulai dari inflasi, kebijakan suku bunga bank sentral, kondisi likuiditas global, hingga perkembangan regulasi di berbagai negara. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan seluruh indikator secara menyeluruh sebelum menentukan strategi investasi.

William menambahkan, meningkatnya partisipasi investor institusi melalui ETF menunjukkan bahwa ekosistem aset digital semakin diterima sebagai bagian dari sistem keuangan global. 

Namun, di tengah membaiknya sentimen tersebut, disiplin dalam mengelola risiko dan menerapkan strategi investasi jangka panjang tetap menjadi kunci bagi investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×