kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Arah harga minyak menunggu pertemuan OPEC hari ini


Jumat, 22 Juni 2018 / 07:41 WIB
ILUSTRASI. Logo OPEC


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak melaju lagi hingga ke atas US$ 66 menjelang akhir pekan. Jumat (22/6) pukul 7.19 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2018 di New York Mercantile Exchange naik 1,22% ke US$ 66,34 per barel dari posisi kemarin pada US$ 65,54 per barel.

Harga minyak brent untuk pengiriman Agustus 2018 di ICE Futures naik tipis 1,09% ke US$ 73,85 per barel. Harga minyak ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi awal pekan.

Arab Saudi memperingatkan adanya kemungkinan penurunan pasokan. Menteri energi Saudi dan Rusia mengungkapkan bahwa kenaikan sekitar 1 juta barel minyak per hari hampir menjadi konsensus yang disetujui OPEC. Tapi, keputusan ini masih belum final.

OPEC akan bertemu hari ini untuk memutuskan kebijakan pasokan. Meski Arab Saudi dan Rusia berniat menaikkan pasokan, Iran masih menjadi hambatan rencana ini. Iran yang merupakan produsen minyak terbesar ketiga OPEC mengatakan, para pengekspor minyak ini seharusnya menolak tekanan Amerika Serikat (AS) untuk memompa lebih banyak minyak.

Pasar komoditas memperkirakan, pasokan minyak Iran akan turun sepertiga pada akhir 2018 akibat sanksi AS. Artinya, di akhir tahun Iran tidak akan ikut menikmati penambahan pasokan jika ditetapkan saat ini.

Harry Tchilinguirian, head of oil strategy BNP Paribas memperkirakan, OPEC dan Rusia akan menyetujui kompromi kenaikan tipis produksi. "Mungkin kenaikan agregat produksi OPEC+ akan berada di antara 500.000 barel per hari hingga 1 juta barel per hari," kata dia kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×